Why Man doesn’t Understand Woman?

Why man doesn’t understand woman?

sampai saat ini juga gw msh bertanya-tanya kepada diri sendiri dan ke banyak orang.
kenapa sih cowo ga bs ngertiin cewe? banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut terjadi.
faktor utama sih kemungkinan krn cara berpikir cowo dan cewe yang notabene beda banget.
cowo mikir pake logika, cewe mikir pake perasaan.
cowo membeli sesuatu berdasarkan ‘needs’ sedangkan cewe membeli sesuatu berdasarkan ‘wants’.
perbandingan antara needs dan wants ini yang sedang gw usahakan keseimbangannya untuk diri gw.
jelas, saat ini gw lebih condong k arah wants jika menginginkan sesuatu, terutama dalam urusan belanja keperluan sandang. hehe
sampai saat ini gw merasa kalau dasar ‘wants’ itu salah, dan ‘needs’ yang benar. hal tersebut terbukti benar dalam hal manajemen keuangan, dalam artian gw boros.
tapi pernah kah kita berpikir sebaliknya? bagaimana jika ‘wants’ yang benar, dan ‘needs’ yang salah?
bagaimana jika ternyata setelah gw berhasil mengubah pola pikir wants-needs gw itu. ternyata hidup gw jadi berbeda. jadi lebih tidak menyenangkan? bukankah kebahagiaan yang kita cari di dalam hidup?

gw pernah berantem sama deden, cm gara-gara masalah pakaian dalam. menurut gw, budget belanja untuk pakaian dalam gw itu tidak berlebih. karena menurut gw, pakaian dalam itu penting, dan memang harganya segitu. tapi, menurut deden, budget gw itu berlebih banget, bahkan hiperbol. tapi yaa, akhirnya dia bisa menerima alasan (walaupun masih setengah-setengah nerimanya, hehe) kenapa budgetnya harus segitu, setelah salah satu sahabat dan adik gw akhirnya membantu gw, hehe (thanks to you guys!). mereka bilang, “yang bener aja, masa kita hrs make beha yang 20ribuan? itu mah dipake sbentar udah brudul-brudul, ga nyaman pula.” haha, no offense yah buat yang make beha 20ribuan, tp coba deh dipikirin. pasti jelas beda kan nyamannya antara beha yang harganya 20rb sama 200rb? gw yakin dari segi kualitas pun beda. pasti yang lebih mahal lebih awet. hehe

m&s.

m&s.


vs.
mayestik.

mayestik.

klo menurut bokap gw lain lagi. sebagai investor seluruh perbelanjaan gw. hehe (thanks a lot pap!) pada awalnya dia shock banget pas diajak belanja pakaian dalam bareng. katanya, ‘HAH? mahal banget! beha doang masa segitu harganya? lagipula ngapain sih beli yang bagus-bagus? orang ga keliatan juga kalo dipake.” hahaha, yah bener juga sih, beli yang bagus banget, sampe ada diamond aslinya buat apa? toh ga ada yang ngeliat juga, klo dipake ketutupan baju. tapi tetep, buat gw, kenyamanan adalah faktor utama kenapa gw memilih merk pakaian dalam tertentu. dan setelah beberapa kali menemani gw, ade gw, dan nyokap berbelanja pakaian dalam, bokap akhirnya mulai mengerti tuh, kenapa kita memilih brand tersebut. malah sekarang jadi suka ikut-ikutan ngasih saran. hahaha
nah, dalam kasus ini menurut gw agak rancu antara needs sm wants nya. yah, memang gw ada faktor wants kenapa gw memilih produk tertentu. tetapi tetep ada faktor needsnya kan? gw needs produk tersebut karena faktor kenyamanan, keawetan, dan kesehatan. bagaimana menurut kalian tentang pendapat gw tersebut?

okay, sampai sini, gw menyimpulkan bahwa sebenarnya ga selamanya man doesn’t understand woman. di masalah-masalah tertentu mereka bs menerima pola pikir kita kok, dengan alasan-alasan yang dapat meyakinkan tentunya. seperti apa yang selalu gw bilang, (dalam hal ini gw menyampaikannya ke deden) suatu pola pikir tertentu itu terbentuk berdasarkan kepercayaan akan suatu hal tertentu, kepercayaan di dapat dengan alasan-alasan di baliknya. dan bagaimana kepercayaan tersebut bisa berubah jika ga ada alasan untuk merubahnya? jadi, para pria tidak akan merubah pendapatnya sesuai pendapat kita, jika dari kita sendiri tidak mempunya argumen yang tepat untuk merubahnya. dan dari apa yang gw alami, lebih baik jika akhirnya kita menyatukan kedua kepercayaan, melengkapi satu sama lain, menambahkan dan mengurangi, hingga akhirnya menjadikan argumen dan kepercayaan kita sempurna. jika kalian sudah mencapai titik tersebut, gw yakin. man and woman does understand each other!

Advertisements
Comments
3 Responses to “Why Man doesn’t Understand Woman?”
  1. Raynata says:

    hi deb :)
    hmm.. kalo menurut gw sie.. mau diapain juga.. male and female are two different entities.. dan keknya ga akan bener2 bisa ngerti satu sama lain sepenuhnya..mindset-nya emang beda.. tapi menurut gw yang paling penting..sampe mana kita mau coba menerima dia (our opposite, usually happened to be our another half), apa adanya..karena dia emang dateng satu paket sama mindset dan kecenderungan tingkah lakunya.. yang penting bisa kompromi rasanya..

    jalan tengah dan solusi selalu ada rasanya..

    and the most important point is..
    to be happy about those differences that make us feel complete :)

    • debbya says:

      yeah, i already mentioned it. ujung2nya kita menggabungkan kdua otak yang memang sangat berbeda. collaborate your mind and your partner. menyempurnakan satu sama lain, and you’ll understand each other.
      rite ray? hehehe

  2. Raynata says:

    can’t agree more :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: